KEJAKSAAN NEGERI POSO HADIRI PEMUSNAHAN ROKOK ILEGAL

Para Pejabat Instansi di Wilayah Poso dan sekitar
Rokok ilegal yang akan dimusnakan
Penandatanganan berita acara serah terima
Proses pemusnahan rokok ilegal

Pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 Pukul 09.00 WITA bertempat di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Morowali di Poso telah dilaksanakan pemusnahan terhadap rokok ilegal sebanyak 1.444.564 (Satu Juta Empat Ratus Empat Puluh Empat Ribu Lima Ratus Enam Puluh Empat) batang, yang dihadiri oleh pejabat dari beberapa instansi, antara lain :

  1. Komandan Subdenpom Poso;
  2. Kepala BNNK Poso;
  3. Kepala KPPN Poso;
  4. Kepala Kejaksaan Negeri Poso;
  5. Komandan Kodim Poso;
  6. Kepala KPPBC TMP C Morowali;
  7. KPKNL Palu;
  8. Ketua Pengadilan Poso;
  9. Kepala KPP Pratama Poso;
  10. Kapolres Poso; dan
  11. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Poso.

Pemusnahan ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan Pasal 62 ayat (3) dan Pasal 66 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dan Pasal 12 ayat (1) huruf a Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.04/2014 tentang Tata Cara Penyelesaian Barang Kena Cukai dan Barang-Barang Lain Yang Dirampas Untuk Negara Atau Yang Dikuasai Negara.

Bahwa 1.444.564 batang rokok ilegal tersebut merupakan hasil penindakan dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp. 1.008.191.260,- (Satu Milyar Delapan Juta Seratus Sembilan Puluh Satu Ribu Dua Ratus Enam Puluh Rupiah) dan potensi kerugian negara diperkirakan sebesar Rp. 520.096.680,- (Lima Ratus Dua Puluh Juta Sembilan Puluh Enam Ribu Enam Ratus Delapan Puluh Rupiah).

Rokok ilegal tersebut didapatkan pada saat petugas Bea Cukai Poso atau Morowali sedang melakukan tugas Operasi Pasar Rokok Ilegal di beberapa wilayah yang merupakan bagian dar pengawasan Kantor Bea Cukai Poso atau Morowali. Wilayah pengawasan Bea Cukai Poso atau Morowali meliputi Kabupaten Poso, Ampana, Morowali, Morowali Utara dan sekitarnya. Kegiatan Operasi Pasar Rokok llegal dilaksanakan dengan cara mendatangi dan memeriksa toko-toko yang menjual rokok serta menghentikan sarana pengangkut yang diduga mengangkut dan memperjualbelikan rokok ilegal. Dengan dilaksanakannya Operasi Pasar Rokok llegal secara terus menerus diharapkan dapat mengurangi peredaran rokok ilegal di wilayah pengawasan Bea Cukai Poso atau Morowali.